MBT-3000 VT-4 Norinco China

Label Berita ,







MBT-3000 Norinco China yang disebut juga VT-4 memiliki lapis baja komposit di bagian frontal tank dan bagian samping skirt juga terbuat dari baja komposit yang kaku di mana baja reaktif eksplosif (ERA) dapat ditambahkan.

Cargo Kapal Selam Nuklir Rusia

Label Berita ,

Rusia mengangkut kapal selam Akula II class, Bratsk dan Samara dari Kamchatka ke Severodvinsk yang mana keduanya akan menerima upgrade modernisasi besar-besaran di galangan kapal Zvezdochka. Kapal selam ini akan diangkut oleh armada kapal pemecah es nuklir Rusia di sepanjang pantai utara dingin Rusia, sebelum dijadwalkan tiba 20 September.

Bratsk bertugas pada tahun 1989 dan sejak itu digunakan untuk operasional armada Pasifik. Samara juga bertugas untuk armada Pasifik. Samara sedikit lebih muda, yang bertugas pada tahun 1995.

Kapal Perang PT PAL KCR-60, Frigate Sigma dan Kapal Selam

Label Berita , ,

Kapal rucal cepat KRI Halasan 630. (photo: Wakhid suarasurabaya.net

Surabaya – Produsen kapal nasional, PT PAL Indonesia, menyerahkan kapal cepat rudal 60 meter (KCR 60) kepada TNI AL guna mendukung kecukupan arsenal militer pada masa mendatang.
Kapal perang yang bernama KRI Halasan-630 ini, merupakan kapal ketiga batch pertama di kelas kapal cepat berpeluru kendali 60 meter.

Penyerahan kapal perang buatan Indonesia di Surabaya, ini, dihadiri Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko, Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan, dan Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Marsetio.

“Upaya itu menyusul predikat kami sebagai lead integrator. Sesuai amanah UU 16/2012 yang menugaskan kami sebagai BUMN yang mampu memproduksi keperluan sistem kesenjataan TNI,” kata Direktur Utama PT PAL Indonesia, M Firmansyah Arifin, di Surabaya, Rabu.

“KCR 60 meter ini pengembangan dari kapal patroli cepat (FPB-57) yang telah kami bangun sebelumnya,” ujarnya.

Sebelumnya, jelas dia, pihaknya telah menyerahkan KCR-60 meter pertama, dengan nama KRI Sampari-628 pada 28 Mei lalu, diikuti KRI Tombak-629 pada 27 Agustus 2014.

“Penyelesaian proyek KCR 60 bacth pertama sekaligus bersamaan pemotongan pertama pelat baja Proyek Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR 10514) Kedua,” katanya.

Ia menyebutkan, proyek kerja sama dengan galangan kapal Damen Schelde Naval Shipbuilding, Belanda, juga untuk memenuhi keperluan TNI AL sebagai pengguna.

“Apalagi, kini perkembangan keperluan kapal dan teknologinya selalu meningkat setiap tahun,” katanya.

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (kanan), bersama Wakil KSAL Laksdya TNI Didit Herdiawan (kedua kiri), Dirut PT PAL Indonesia (Persero) M Firmansyah Arifin (kedua kanan) dan perwakilan galangan kapal Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) Belanda (kiri), menunjukkan potongan plat baja berbentuk kapal Perusak Kawal Rudal (PKR) 10514 di Divisi Kapal Perang PT PAL Indonesia (Persero) Surabaya, Rabu (17/9). Pemotongan plat baja pertama (fist steel cutting) proyek kapal PKR yang bekerjasama dengan galangan kapal DSNS Belanda tersebut, untuk menyeimbangkan teknologi terkini pada industri perkapalan, demi memenuhi Armada TNI AL. (ANTARA FOTO/Eric Ireng)

(ANTARA FOTO/Eric Ireng)

Seusai penyerahan KRI Halasan-630 itu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro juga memberikan arahan terhadap 200 insan PT PAL INDONESIA yang akan berangkat ke Korea Selatan untuk menggarap transfer teknologi Proyek Kapal Selam. (Antara News).